Kontak Kami
081225700025

Walking On The Fire

Walking On The FireBerjalan di Atas Api / Walking On The Fire
Berjalan di atas api merupakan sebuah ritual yang berlangsung sejak dahulu kala, masih banyak dipraktekkan oleh beberapa suku di pedalaman afrika, asia, Bali dan Jepang.  Sekarang dimodofikasi oleh para motivator sebagai sarana yang efektif untuk melatih rasa percaya diri, menaklukkan rasa takut dan menumbuhkan keberanian dalam menghadapi tantangan.

Keberhasilan seseorang dalam melakukan praktik berjalan di atas api, dipercaya banyak kalangan bisa membantu menumbuhkan motivasi, semangat dan inner power karena membantu ‘menyetel’ skema berpikir baru dalam diri seseorang tentang dahsyatnya kekuatan mental. “yes I can” , perasaan mampu menaklukkan ketakutan dalam diri, mampu melewati tantangan dan mampu membuktikan bahwa kekuatan mental positif lebih berdampak dari sekedar kekhawatiran yang seringkali tidak rasional.

Magic atau science?
Setidaknya ada 3 cara transmisi panas pada api : konduksi, konveksi dan radiasi. Yang terjadi saat kita berjalan di atas api adalah penyaluran panas dari api ke kulit secara konduksi melalui perantara arang. Padahal kita tahu bahwa arang adalah konduktor panas yang kurang baik. Apalagi ketika kita melakukan kegiatan berjalan di atas api dalam keadaan kaki atau alas kaki basah. Maka panas akan makin sulit tertransmisi ke kulit secara langsung. Yang terpenting adalah memastikan agar peserta melakukan kegiatan berjalan di atas api, bukan di atas bara api, juga bukan berlari di atas api.

Agar aman, Perlu pengawasan tenaga profesional
Faktor penting dalam kegiatan berjalan di atas api adalah : temperature, density, specific heat capacity, dan thermal conductivity. Karena itu kegiatan berjalan api ini perlu dilakukan dibawah pengawasan profesional, baik dalam segi keterampilan, pengetahuan dan pengalaman. Selain itu untuk menunjang faktor keselamatan, kegiatan ini harus menyediakan peralatan penunjang P3K dan alat penanganan darurat pemadaman api seperti air, karung goni basah atau pasir.

Breaking the Block
Peserta yang memiliki ketidaksiapan mental dalam melakukan kegiatan berjalan di atas api akan cenderung mengalami kesulitan. Karena kegiatan ini bukan semata-mata mengatur teknik pemanasan api, tapi lebih pada teknik mengelola pikiran agar mampu menaklukkan api sebagai simbol tantangan. Karena itu proses terpenting yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan berjalan di atas api adalah motivation session yang dilakukan untuk membongkar kekhawatiran peserta, menanamkan pemikiran baru yang lebih realitis tentang kenyataan dan penerimaan diri serta membangkitkan inner power peserta untuk menaklukkan kekhawatiran dirinya sendiri. Proses ini lebih mengarah pada dialog, persuasi dan motivasi sampai instruktur dan motivator memastikan bahwa secara mental peserta siap melakukan kegiatan menantang ini.

Apa kata mereka tentang walking on the fire ?
“Amazing, saya jadi lebih yakin tentang diri saya sendiri”, kata salah seorang peserta. Rata-rata peserta yang melakukan kegiatan ini merasa puas, takjub dan berkesan tentang pelatihan walking on the fire. Selain membangun konsep diri yang lebih baik, kegiatan ini juga bagus untuk membangun kesolidan kelompok dan mempengaruhi efektifitas kerjasama mereka. Yakin bisa, Pasti bisa!

Ingin menjdai peserta selanjutnya ? ingin segera merasakan dahsyatnya kekuatan motivasi dalam diri anda? Ingin melejitkan motivasi kelompok ? bergabung segera dalam pelatihan “burn your self” dengan metode walking on the fire bersama Oase Indonesia. Pastikan anda mersakan getaran motivasi menjalar memenuhi kapiler darah anda, segera !
0 Pembaca    |    0 Komentator
Share This :  
Tag : walking on the fire, berjalan diatas api, game berjalan di atas api, outbound training, outboud semarang, outbound training semarang,

Kirim Pesan Anda

OASE Company Profile
Lava Offroad Merapi - Indoor Training - Rafting
Leadership and Entrepreneurship Supercamp