Kebersyukuran merupakan salah satu kajian dalam Psikologi Positif yang bermakna berterima kasih atas anugerah. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Seligman (2005) mengungkap bahwa kebiasaan bersyukur dapat menuntun seseorang pada ketenangan pikiran, kebahagiaan, kesehatan fisik yang baik, serta hubungan sosial yang memuaskan. Kebersyukuran juga mampu mengurangi emosi negatif pada seseorang.

sholat berjamaah

Dalam situasi yang tidak bisa diprediksi seperti saat pandemik Covid-19 ini, hal mendasar yang bisa dilakukan adalah fokus mengambil tindakan untuk bagian yang bisa dikendalikan. Setelah itu, belajar bersyukur dengan kondisi kita, juga mendoakan sesama dengan tulus. Hal ini akan membantu kita untuk tetap tenang dan merasa bahagia, dalam kondisi apapun yang kita hadapi.

Namun, bagaimana menumbuhkan kebersyukuran di tengah kondisi hidup yang serba susah ini? Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan melakukan refleksi pribadi. Refleksi pribadi bisa dilakukan dengan rutin melakukan latihan sebagai berikut.

bersyukur
  • Counting blessing. Akhir-akhir ini barangkali kita merasa semua hal terasa buruk dan menyeramkan; berita kematian, kelaparan, dan krisis terus-menerus disiarkan. Namun jangan lupa bahwa hal-hal baik pun tetap ada, kita hanya perlu menyadari & memperhatikannya lebih dalam. Di sinilah latihan ini dilakukan dengan cara mendaftar keberkahan-keberkahan yang telah kita terima di hidup kita. Misalnya karena pandemi kita harus selalu berada di rumah, maka syukuri lagi “Alhamdulillah masih bisa kumpul di rumah, kapan lagi punya kesempatan 24 jam penuh bersama keluarga?”, atau “Alhamdulillah saya beruntung punya keluarga yang terus mendukung meski pemasukan saya banyak berkurang”. Latihan ini efektif karena tidak hanya membantu kita mengingat dan menghargai hal-hal baik, namun juga mengajarkan kita menikmatinya.

  • Mental substraction. Renungkan kembali hal-hal yang saat ini kita punya, lantas bayangkan apabila hal tersebut hilang. Tulis hal tersebut dan lakukan secara rutin. Terkadang kita baru menghargai hal-hal yang kita miliki setelah semua itu pergi. Latihan ini membantu kita menyadari betapa beruntungnya kita dengan hal-hal yang kita capai dan miliki saat ini.
    cara bersyukur
    • Savor Kita memiliki kecenderungan untuk beradaptasi dengan hal-hal yang menyenangkan dan semakin menghargainya seiring waktu. Tetapi kita dapat mencoba latihan yang mengharuskan kita meninggalkan kegiatan yang menyenangkan atau sesuatu yang menjadi kesukaan untuk sementara waktu, lalu kemudian kembali lagi suatu saat nanti. Tujuan dari latihan ini bukan hanya agar merasakan kesenangan, namun agar lebih menikmati dan menghargainya. Sama seperti ketika kita meminum air, tegukan pertama adalah yang paling nikmat bukan? Kita seringkali berasumsi bahwa kenikmatan harus datang dari kelimpahan –lebih banyak lebih nikmat, namun justru seringkali terjadi sebaliknya.

    • Mengucapkan terima kasih. Rasa syukur seringkali menjadi lebih bermakna ketika kita ungkapkan. Tulis hal apa saja yang akan Anda syukuri dan ungkapkan rasa terima kasih atas hal itu. Menuliskannya akan meningkatkan kebahagiaan Anda serta membuat orang lain merasa dihargai.

    Mempraktikkan latihan bersyukur secara rutin membuat kita makin memiliki kekuatan dan keutamaan yang mengarahkan pada kehidupan yang lebih baik. Selamat mencoba.


    0 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *