You are currently viewing Growth Camp Sekolah Rakyat: Character Building untuk Membangun Kesetaraan Bertumbuh

Growth Camp Sekolah Rakyat: Character Building untuk Membangun Kesetaraan Bertumbuh

PIP Semarang, 8–9 Agustus 2026 — Setiap anak memiliki cerita, perjalanan, dan mimpi yang berbeda. Ada yang sudah tahu ingin menjadi apa, ada pula yang masih mencari jawabannya. Namun, setiap anak memiliki hak yang sama untuk bermimpi dan kesempatan yang sama untuk tumbuh.

Semangat tersebut hadir dalam Growth Camp Sekolah Rakyat, kegiatan kolaborasi Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang dan OASE Indonesia, dengan OASE Indonesia sebagai organizer kegiatan. Selama dua hari, peserta diajak menjadikan pengalaman sebagai proses belajar, mengenal diri, menemukan potensi, sekaligus berani membayangkan masa depan yang ingin mereka raih.

Diawali dengan penguatan kedisiplinan dan psychological safety, peserta dari Sekolah Rakyat Menengah Awal (SRMA) 15 Magelang kemudian diajak melihat kembali perjalanan hidup mereka melalui tema “Masa Lalu Menuju Masa Depan” dengan narasumber Bapak Tri Wahyudi, S.T.. Dari sana, mereka belajar bahwa masa lalu bukanlah batas, melainkan bagian dari perjalanan yang dapat menjadi bekal untuk melangkah lebih jauh.

Foto 1. Sesi cerita latar belakang dan peengalaman yang sudah dilalui masing-masing peserta

Mimpi-mimpi yang mulai muncul kemudian dituangkan dalam dreamboard, sebuah ruang bagi peserta untuk menggambarkan cita-cita dan kehidupan yang ingin mereka wujudkan. Momen tersebut dilanjutkan dengan pembacaan komitmen, menjadi pengingat bahwa setiap mimpi membutuhkan keberanian untuk dimulai dan kemauan untuk terus diperjuangkan.

Perjalanan kemudian berlanjut pada proses mengenal diri dan potensi dengan narasumber Ibu Ninin Kholida, M.Kes., M.Psi. Peserta diajak memahami bahwa setiap orang memiliki kekuatan dan keunikan masing-masing. Melalui kegiatan inspiratif tentang kecerdasan emosi dan relasi sehat, mereka juga belajar bahwa menjadi pribadi yang kuat bukan hanya tentang kemampuan menghadapi tantangan, tetapi juga tentang bagaimana memahami diri dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain.

Semangat tersebut kemudian diuji pada hari kedua melalui Challenge for Growth: Outbound Training dengan instruktur Yana Sukmaya, S.T. Dalam berbagai tantangan, peserta belajar tentang kerja sama, komunikasi, strategi, keberanian, dan ketekunan. Mereka menemukan bahwa terkadang keberhasilan tidak datang dari siapa yang paling kuat, tetapi dari mereka yang mau saling membantu dan tidak mudah menyerah.

Pada akhirnya, Growth Camp bukan sekadar tentang dua hari kegiatan. Ia adalah tentang sebuah proses kecil untuk menanamkan keyakinan besar bahwa bagaimanapun latar belakangnya, setiap peserta memiliki potensi, memiliki mimpi, dan memiliki kesempatan untuk menentukan masa depannya.

Mungkin perjalanan mereka masih panjang. Mungkin akan ada banyak tantangan di depan. Namun, setidaknya sebuah langkah telah dimulai dari keberanian untuk bermimpi, keberanian untuk mengenal diri, dan keberanian untuk berkata kepada diri sendiri:

“Saya mampu bertumbuh dan menjadi lebih baik.”

Growth Camp Sekolah Rakyat — Cerdas Bersama, Tumbuh Setara