Strength Based Approach adalah sebuah kerangka kerja yang dipakai oleh para praktisi yang berfokus pada kekuatan diri dan tanggungjawab setiap orang atas dirinya sendiri. Pendekatan ini menggali hal-hal positif dari dalam diri seseorang (bakat, nilai, konsep diri, kemuan, prinsip hidup, hak, preferensi, kekhasan, komitmen, dll) serta menempatkan individu sebagai faktor paling penting dalam perubahan maupun kemajuan dirinya, alih-alih menggunakan faktor di luar dirinya. Karakteristik pendekatan ini antaralain:

Strenght Based Approach
  1. Berorientasi pada tujuan : individu yang menyadari tujuan dirinya akan lebih terlibat dalam pengambilan keputusan dan tanggungjawab atas dirinya sendiri, karena itu penting untuk membuat seseorang menyadari tujuan (baik yang besar, kecil maupun periodik) dalam hidupnya.
  2. Melibatkan assesmen kekuatan diri : penting mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan nilai, sikap, bakat, dan preferensi khusus seseorang karena hal ini akan sangat mempengaruhinya.
  3. Memanfaatkan sumber daya yang sudah ada di sekitar individu : sumber daya pendukung di sekitar individu mempengaruhi dan bisa digunakan secara optimal untuk pengembangan diri, pemulihan maupun pendorong kemajuan seseorang. Manfaatkan yang ada, dekat dan bisa menjadi supportive factor bagi seseorang.
  4. Penggunaan metode yang berbeda pada situasi yang berbeda : beberapa implikasi metode yang digunakan antaralain : in-solution focused therapy (SFT), solution focused brief therapy (SFBT, in-strength based case management, narrative therapy dan family supportive.
  5. Hubungan antarmanusia sangat dipertimbangkan pengaruhnya, termasuk latar belakang lingkungan sosial, pertemanan,budaya di sekitar individu.
  6. Menghargai pilihan yang bermakna bagi seseorang, berkesadaran serta tanpa paksaan.

Telents Mapping yang ditawarkan oleh Oase Indonesia menggunakan pendekatan Strenght Based Approach para klien yang ingin mengembangkan dirinya. Tidak terus menerus fokus pada kekurangan diri namun fokus pada kekuatan diri. Oase Indonesia sebagai Lembaga Pelatihan dan Psikologi Terapan memiliki tanggung jawab di masyarakat untuk ikut memberikan dampak positif di tengah masyarakata yang hari butuh akan pengembangan diri.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *